Budidaya ikan lele semakin banyak diminati orang karena potesinya yang menjanjikan. Ikan lele terkenal cepat tumbuh besar, mudah pakan alternatifnya dan tiak memerlukan kolam sirkulasi selayaknya ikan air tawar lainnya. Namun meski demikian bukan berarti budidaya ikan lele tak memiliki kendala sama sekali.

cra mengatasi kanibalisme pada ikan lele

Pada budidaya ikan lele kita juga mengenal berbagai masalah yang mana diantaranya adalah mudah stres, penyakit aeromonas dan sifat kanibalisme ikan lel yang suka memangsa sesama jenisnya. Untuk masalah kanibalisme inilah yang kadang tidak disadari para pemula sehingga mereka sering mengalami kebangkrutan. Tentunya jika anda ingin memulai budidaya ikan lele sebaiknya memahami terlebih dahulu cara mengatasi kanibalisme pada ikan lele.

Penyebab kanibalisme ada ikan lele sangat beragam, jadi kita perlu memilahnya satu-satu untuk kemudian dicari solusinya. Pada artikel kali ini kami akan mengulas secara lebi dalam mengenai cara mengatasi kanibalisme pada ikan lele agar anda bisa terhindar dari kegagalan budidaya ikan lele akibat kanibalisme ikan itu sendiri. Berikut adalah beberapa tips cara mencegah kanibalisme ikan lele.

1. Jangan Membudidayakan Lele di Air Jernih

Yap, kalau Cuma memelihara 1 ekor ikan lele saja di aquarium tentunya ridak akan masalah walau air dijadikan sejernih mungkin. Masalahnya adalah jika anda memelihara banyak ikan lele seakaligus pada kolam yang airnya jernih maka ini akan menyebabkan ikan lele akan meliat ikan lele yang lain dan apabila ia lapar sedikit saja maka akan menyerang kawannya sendiri karena ikan lele ini dikenal sangat rakus dan doyan apa saja termasukĀ  daging kawannya sendiri.

Oleh karena itu sebelum memelihara ikan lele maka siapkan terlebih dahulu air kolam agar menjadi hijau dengan cara mendiamkan selama 1-4 minggu dengan diberi pupuk kandang didasar kolam serta tambahan probiotik. Ganggang dan plankton akan tumbuh dan menghijaukan air kolam sehingga lebih keruh.

Air kolam yang hijau ini akan membatasi jarak pandang ikan lele sekaligus menjadi pakan alami ikan lele karena didalamnya terkandung ganggang hijau dan plankton.

2. Jangan Pernah Terlambat Memberikan Pakan di Jam Biasa

Anda yang sudah sering memberikan pakan pada jam-jam tertentu maka usahakan jangan pernah terlambat memberikan pakan terutama jika lele sudah berusia satu bulan keatas. Ikan lele yang raskus ini cepat lapar dan berusaha memakan apa saja disekitarnya untuk segera mengenyangkan perutnya termasuk memakan kawannya sendiri.

Maka dari itu ada baiknya membuat kolam di dekat rumah sehigga lebih mudah di akses dn diawasi sehingga anda tidak sampai terlambat memberikan pakan ikan lele anda. Berbeda jika letak kolam jauh maka kemungkinan anda terlambat dengan berbagai alasan jauh lebih banyak.

3. Rutin Melakukan Penyortiran Ukuran Ikan Lele

Metode ini memang agak merepotkan namun berhasil dengan efektif. Bagi anda yang tak ingin terlalu repot maka lakuan penyortiran tiap 1-2 minggu sekali pada ikan lele berusia dibawah 1 bulan untuk disamakan ukurannya bari dipindahkan ke kolam pembesaran yakni lele yang sudah diatas satu bulan.

Ikan lele yang berbeda ukuran akan lebih berpotensi melakukan kanibalisme karea sudah pasti jikaa anda memelihara banyak ikan lele sekaligus maka akan ada beberapa ikan lele yang lebih cepat besar hingga ukuranya bisa 2-5 kali ukuran kawan-kawannya. Ia akan menjadi predator dengan memakan kawannya yang lebih kecil. Untuk itulah ada baknya anda memiliki 2 jenis kolam yakni kolam sebelum usia 1 bulan dan kolam pembesaran untuk usia diatas 1 bulan.

4. Memberikan Pakan Alternatif yang Sudah Matang

Nah, kita tentunya sangat butuh kana pakan alteratif seperti keong, ikan kecil, cacing dll untuk menekan biaya pakan pelet bukan. Ini memang sangat dianjurkan, akan tetapi juga dengan cara yang benar. Pakan alternatif seperti keong, bangkai ayam, usus ayam, dan ikan kecil yang diberikan secara mentah begitu saja akan menyebabkan ikan lele ketagihan daging mentah sehingga akan mencoba daging temannya sendiri.

Untuk menghindari hal ini maka jika anda memberikan pakan alternatif berupa cacahan daging keong atau bangkai ayam maka ada baiknya untuk dibakar atau direbus terlebih dahulu agar dagingnya matang dan rasanya berbeda. Ikan lele yang memakan daging matang tidak akan menjadi kanibal dengan sesama kawannya sendiri

5. Memberikan Azola pada Kolam

Azola ini bermanfaat juga untuk menjadi pakan alternatof ikan air tawar termasuk lele. Ia juga bisa menjadi makanan pengganjal perut ikan lele yang kelaparan. Azola mudah berkembang dia air kolam ikan air tawar namun pada kolam lele akan cepat habis dimakan. Anda bisa membuat kolam kecil khusus azola untuk kemudian di umpankan ke lele.

Nah demikian itulah tadi beberapa cara mengatasi sifat kanibalisme pada ikan lele yang telah kami rangkum untuk anda. Kami berharap dengan menerapkannya maka usaha budidaya ikan lele anda akan terhindar dari kerugian akibat kanibalisme ikan lele itu sendiri.

Sumber : i l m u b u d i d a y a . c o m